Beranda > Tentang Kami

Tentang Yayasan Halawatul Iman

Lembaga sosial dan pendidikan Islam bermanhaj Salafus Shalih yang amanah dan mandiri

Sejarah Berdirinya Yayasan

Yayasan Halawatul Iman didirikan pada Agustus 2018 sesuai Akta Notaris No.6 tahun 2018. Yayasan ini didirikan dengan latar belakang untuk menaungi kegiatan sosial dan pendidikan Islam yang berfokus pada:

  • Pendidikan karakter dan akhlak generasi salaf
  • Penguatan hafalan Al Quran sebagai prioritas utama
  • Pelayanan sosial kepada masyarakat
  • Dakwah sesuai manhaj Salafus Shalih

Sejak berdiri, yayasan telah berkembang pesat dengan berbagai program yang bermanfaat bagi umat, mulai dari layanan kemanusiaan hingga pendidikan Islam yang berkualitas.

untitled design (58)

Visi, Misi & Tujuan Yayasan

VISI

Menjadikan lembaga berbasis Islam yang bermanhaj Salafus Salih dan unggul dalam bidang sosial dan pendidikan, kemanusiaan dan keagamaan untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengantarkan masyarakat berpendidikan, beradab, berkepribadian dan berakhlakuk karimah.

MISI

1. Membina dan mengembangkan dakwah sesuai tuntunan Rasulullah 2. Mengawal dan membela aqidah Islamiyah berdasarkan Alquran dan Sunah 3. Menegakkan nilai-nilai kemanusiaan sesuai ajaran Islam 4. Meningkatkan kualitas SDM yang beriman, berilmu, beramal dan bertaqwa 5. Mendorong persatuan dan kesatuan umat

TUJUAN

1. Menyelenggarakan lembaga pendidikan umum dan keagamaan 2. Mendirikan sarana ibadah 3. Melaksanakan dakwah dan syiar keagamaan 4. Memberikan bantuan sosial, kebencanaan, pemakaman, mobil jenazah dan ambulance

Makna 'Halawatul Iman' - Manisnya Iman

ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ

“Ada tiga perkara yang apabila perkara tersebut ada pada seseorang, maka ia akan mendapatkan Halawatul Iman (manisnya iman), yaitu:

  1. Barangsiapa yang Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya
  2. Apabila ia mencintai seseorang, ia hanya mencintainya karena Allah
  3. Ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya sebagaimana ia benci untuk dilemparkan ke dalam Neraka.”

– HR. Bukhari & Muslim

Penjelasan Ulama:

Syaikh al-‘Utsaimin rahimahullah berkata: “Yang dimaksud manisnya iman di sini yaitu bukan seperti manisnya gula atau madu, tetapi manis yang lebih besar dari semua rasa manis. Rasa manis yang didapati oleh seseorang di dalam hatinya, kelezatan yang tidak setara dengan apa pun, ia mendapati kelapangan dalam dadanya, cinta kepada kebaikan, dan cinta kepada orang-orang yang berbuat baik.”

Nilai-Nilai yang Kami Junjung

INTEGRITAS

Meluruskan niat dalam segala tindakan dan hanya mengharapkan pahala dan Ridho Allah Azza Wa Jalla dalam membantu umat.

PROFESIONAL

Peka dan bertanggung jawab penuh terhadap tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan.

SINERGI

Bekerjasama dan saling mengisi kekurangan tim untuk mencapai tujuan bersama.

INOVASI

Berkembang dan selalu memiliki ide dan gagasan untuk kemajuan yayasan dalam melayani umat.

Bergabunglah dengan Kami

Mari bersama-sama meraih Halawatul Iman melalui amal shalih. Yayasan Halawatul Iman membuka kesempatan bagi Anda untuk berdonasi, menjadi volunteer, atau bermitra dalam program sosial dan pendidikan.